GEOLOGI LINGKUNGAN – TANAH RUNTUH/COLLAPSING SOIL. Collapsing soil dicirikan dengan adanya penurunan yang cepat pada saat penjenuhan karena tidak aktifnya ikatan butiran pasir. Penjenuhan ini bisa ditriger oleh banjir, loading maupun penyiraman. Disini harus dibedakan dengan indikasi adanya tunneling pada dispersive soil.
Adanya densitas insitu yang rendah indikasi dari collapsing soil meskipun conto akan hancur pada waktu proses pengambilan. Butiran cenderung menyudut, flaty, poorly graded dan kadungan silt yang banyak. Umumnya berada di atas muka air tanah, mempunyai penyemenan yang lemah (meskipun tidak semua) dan mempunyai porositas yang besar.
IDENTIFIKASI DAN TESTING COLLAPSING SOIL
Identifikasi yang paling baik adalah berasal dari informasi tentang adanya kegagalan pondasi. Adanya gradasi yang jelek dari silt di soil. Mempunyai N<10. Percontohan dilakukan dengan diameter yang besar. Thin wall sampler harus ditekan jangan dipukul. Jika mungkin maka blok sample adalah terbaik. Test yang dilakukan adalah : SPT, flooded plate bearing test dan saturated consolidometer test.
PERBAIKAN COLLAPSING SOIL
Untuk memperbaiki daerah collapsing soil maka dilakukan dengan cara membanjiri daerah tersebut dan atau dilakukan kompaksi dengan penggetaran sehingga pori-pori menjadi berkurang.
"tidak direkomendasikan menggunakan software bajakan, gunakan software asli dari penyedia/vendor, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan (it is not recommended to use pirated software, use the original software from the provider to avoid unwanted things)".by admin orangtambang
Follow WhatsApp Channel orangtambang.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Komentar